Sesudah kami menyadari asuransi beserta dengan risiko-risiko yang dapat dipertanggungkan, maka sebetulnya di dalam progres menghadapi risiko-risiko berikut diketahui dengan terdapatnya manajemen risiko (risk manajement). Risiko manajemen di perlukan untuk menggolongankan tipe-tipe risiko, tingkat kerugian yang diakibatkan dan bagaimana menegaskan langkah-langkah preventif di dalam menangani risiko tersebut.
Risk management dapat diilustrasikan berasal dari hal paling sederhana sampai dengan metode-metode yang rumit untuk cara preventif di dalam skala besar. Dalam persoalan sederhana di kehidupan sehari-hari, mengunci pintu mobil atau pintu tempat tinggal merupakan salah satu cara risk management yang dapat dilaksanakan oleh siapa saja. Dengan Anda mengunci mobil bermakna Anda telah dapat menggolongankan risiko apa saja yang kemungkinan berjalan dikala Anda memarkir mobil, supaya Anda mengambil alih cara preventif dengan mengunci mobil tersebut.
Dalam skema besar risk management dimulai dengan terdapatnya identifikasi risiko (risk identification) dan evaluasi risiko (risk evaluation) untuk menyadari frekuensi serta tingkat kerugian yang kemungkinan dimunculkan. Sesudah itu dilaksanakan yang namanya prosedur pembatasan risiko (risk control) untuk menyadari kerugian apa saja yang dapat dimunculkan apakah itu kerugian finansial atau kerugian fisik. Sesudah itu tersedia banyak cara yang dapat diambil seperti meminimalisir risiko, mengalihkan risiko (asuransi), atau menghilangkan risiko itu mirip sekali.
Memahami tipe risiko dan faedah turut program asuransi dapat membikin Anda lebih waspada di dalam menjalani kehidupan dan mulai nyaman turut program asuransi yang cocok dengan keperluan. Jangan gegabah dan pesat terbuai dengan kelebihan dan layanan berasal dari tiap product asuransi yang ditawarkan, sekiranya tidak rela mengalami kerugian dikarenakan memiliki product asuransi yang tidak cocok dengan keperluan.