Ubahan yang dijalankan terhadap Suzuki Ertiga sesungguhnya tidak banyak, lampu depannya tetap sama, kap mesinnya juga tetap sama seperti teladan pendahulunya, karena facelift ini bukanlah facelift besar-besaran seperti halnya Nissan Grand Livina di th. 2013 silam dan Toyota Grand New Avanza terkini yang diluncurkan hari Rabu dapat datang.
Sebab cuma sekedar facelift Suzuki Ertiga ringan, atau umum disebut minor change perbedaannya ada terhadap grille depan yang sekarang jadi lebih tipikal Suzuki dan bumper depan baru bersama dengan housing fog lamp yang lebih besar dan lebar bersama dengan lekukan garis yang berotot. Khusus untuk variasi GX, kami dapat meraih chrome di komponen atas housing foglampnya.
Untuk Suzuki Ertiga variasi GX, terkecuali ia meraih chrome terhadap housing foglampnya, ia juga meraih cover spion bersama dengan lampu sein seperti Toyota Avanza, dan kami menyenangi bersama dengan teladan cover spionnya yang tidak dikasih tambahan chrome dan mempunyai gagang yang merekat terhadap bodi pintu, bukan lis kaca pintu seperti Avanza atau Mobilio. Namun di variasi GL sekarang lampu sein terhadap spion di hilangkan, tidak seperti terhadap versi sebelumnya. Sisanya, rasanya tidak ada perbedaan kembali dari sisi depan terkecuali perihal yang sudah kami jabarkan. Oke, karena tidak ada yang sanggup kami bahas lebih dalam, mari lanjut ke komponen belakangnya.
Melihat komponen belakang Suzuki Ertiga ini rasanya Dejavu, karena bocoran Toyota Avanza sudah ada lebih dulu kenakan reflektor yang menyambung bersama dengan garnish chrome plat nomer belakang. Namun bedanya terkecuali Avanza mengalami pergantian terhadap kombinasi lampu belakangnya, di kendaraan beroda empat ini sama sekali tidak ada ubahan. Ubahan lain juga ada terhadap teladan bumper belakang baru yang sedikit berlainan dibandingkan bersama dengan teladan sebelumnya, ditambah kembali kami dapat meraih 2 buah sensor parkir yang sudah jadi fitur standar terasa dari variasi GL hingga GX. Terakhir, desain velg kendaraan beroda empat ini juga meraih ubahan desain yang lebih mewah karena mempunyai palang yang lebih banyak, cuma saja selayaknya di variasi tertinggi, Suzuki selayaknya memberi tambahan velg two tone color seperti Avanza Veloz agar terkesan beda bersama dengan variasi dibawahnya.
Masuk ke dalam Interior Suzuki Ertiga terbukti tidak seperti bocoran yang pertama kami temukan. Warna dashboardnya tetap sama, motif joknya juga tetap sama, dan fiturnya apalagi tetap sama bersama dengan teladan sebelumnya. Lupakan fitur-fitur canggih seperti AC komputerisasi bersama dengan climate control dan push start stop engine button. Langsung apa perbedaannya? Gampang saja, kami dapat meraih teladan setir baru bersama dengan lingkar kemudi berwarna cokelat gelap, sebelumnya setir kendaraan beroda empat ini mempunyai warna cerah yang ringan sekali kumal karena pengaplikasian sehari hari.
Tak cuma warna setir Suzuki Ertiga saja yang diubah oleh Suzuki, tetapi warna tuas perseneling juga diubah jadi cokelat gelap, dan tuas rem tangan juga dibikin seperti itu agar tidak rentan bersama dengan kotoran. Sisanya tetap sama tipikal Ertiga teladan non facelift yang sesungguhnya interiornya sudah bagus padahal tidak ada ubahan berarti seperti halnya interior Avanza Grand New. Di belakang rem tangan, kami juga meraih sebuah console box untuk menyimpan barang. Masih seputar dashboard, tuas AC, speedometer, ruang penyimpanan di kendaraan beroda empat ini tidak ada yang diubah oleh Suzuki. Namun ada satu perihal yang diubah oleh Suzuki, tetapi ubahan itu tidak dapat kami memahami terkecuali kami tidak memperhatikannya secara rinci.
Coba menyimak bersama dengan rinci, adakah yang berubah dari head unit Suzuki Ertiga? Bentuknya tetap sama, peletakan tombol-tombolnya tetap sama, dan fiturnyapun tetap sama, tetap sanggup memutar MP3 dan USB, dan head unit ini juga tetap belum sanggup kenakan AUX In untuk memutar musik. Langsung apa yang berbeda?. Menyerah? Oke, perbedaannya ada terhadap layar head unitnya yang sekarang mempunyai pigura berwarna cokelat bersama dengan lekukan ke dalam agar kelihatan lebih….. Hmmm…. aku justru nggak ngerti mengapa head unitnya dibikin mempunyai perbedaan seperti itu, versi sebelumnya seolah mempunyai layar datar, padahal secara fungsi dan fitur, head unit kendaraan beroda empat ini tetap sama sama juga cuma berlainan di wujud layar. Meski seperti itu, kami yakin mutu bunyi audio Suzuki Ertiga tentu alami penurunan karena hilangnya tweeter di variasi GX sekalipun. Namun bagaimanapun juga dashboard Suzuki Ertiga tetap terasa lebih mewah dan mempunyai mutu material yang lebih bagus dibandingkan bersama dengan kompetitornya.