Spesifikasi Lengkap All New Mitsubishi Triton Seri 2015

Datsun GO Panca dibekali bersama dengan mesin yang mirip bersama dengan Nissan March yakni mesin HR12DE. Cuma saja mesin ini pastinya yakni mesin PaHe yang dijadikan lebih murah sehingga lebih relatif murah. Seumpama, kita tak dapat mendapatkan teknologi CVTC di mesin ini layaknya Nissan March. Dibanding bersama dengan Nissan March, dayanya mengalami penurunan jadi 68 ps dan torsinya cuma 104 Nm. Melainkan beban kendaraan prima berkurang mencolok jadi 785 kilogram saja berasal dari Nissan March di angka 935 kilogram untuk varian manual.

Seketika pengurangan beban berikut membikin Datsun GO Panca unggul di aspek power to weight ratio bersama dengan perolehan hasil 0.039. Walaupun Nissan March cuma mendapat hasil 0.036 saja. Diatas kertas mobil ini lebih unggul berasal dari kakak kembarannya lantaran muatannya yang lebih ringan. Oke cukup bersama dengan hitung-hitungannya, kini mari kita tengok bentuk ruang mesinnya. Seperti halnya eksterior, ruang mesin mobil ini termasuk dihemat merasa berasal dari desain rangka, accu yang dipakai, part-part layaknya selang dan lanjutan dijadikan semurah mungkin. Kami benar-benar terpukau bagaimana Datsun menghemat nyaris di seluruh sektor yang ada di mobil ini.

Dengan beban Datsun GO Panca yang lebih ringan dan tenaga mesin yang berkurang, seharusnya mengonsumsi bahan bakar mobil ini pasti saja lebih irit diperbandingkan bersama dengan Nissan March, kita coba mobil ini bersama dengan jarak yang cukup jauh berasal dari Kelapa Gading, Kemanggisan hingga Depok, tercatat bensin cuma berkurang 2 bar saja berasal dari posisi permulaan, dan tangki BBM mobil ini rupanya cukup kecil mengingat kapasitasnya cuma 30 liter.

Seketika saja kita duduk di area duduk pengemudi mobil ini, nyalakan mesin, dan getaran mesin 3 silinder ini benar-benar merasa diperbandingkan bersama dengan umpama Datsun GO Panca yang dulu kita coba, kemungkinan dikarenakan setelan gas mobil ini lebih rendah sehingga mesin lebih bergetar. Sebab waktu kita gas lebih dalam, getaran mesin cukup acceptable. Menginjak pedal kopling mobil ini merasa cukup berat untuk ukuran mobil kecil 1.200 cc, tetapi tetap merasa ringan. Usulan tuas perseneling ke gigi 1, tuas perseneling mobil ini merasa kasar kendati cukup rigid, bermigrasi gigi ke gigi seterusnya termasuk tetap merasa tak smooth.

Cruising di kecepatan rendah mengaplikasikan mobil ini merasa cukup nyaman, suspensi Datsun GO Panca merasa halus diperbandingkan bersama dengan mobil dikelasnya dan tetap merasa layaknya sebuah Nissan yang tipikal bersama dengan bantingan suspensi empuk, tetapi terus-menerus saja guncangan mobil ini cukup merasa mengingat ukuran bannya yang lebih kecil. Perlu diakui, diperbandingkan bersama dengan Datsun GO+ Panca yang dulu kita cobalah sebelumnya, mobil ini merasa sedikit lebih stiff, di kecepatan tinggi termasuk merasa lebih stabil dan membikin pengemudinya lebih percaya diri. Sekiranya anda dulu mengaplikasikan Datsun GO+ Panca, pasti anda dapat nikmati perbedaan sifat suspensinya di kecepatan yang lebih tinggi.

Setir berasal dari Datsun GO Panca ini benar-benar ringan, lingkar kemudinya termasuk merasa lebih kecil, radius putarnya bagus dan yang paling mengasyikkan pada mobil ini ada pada Electronic Power Steering (EPS)-nya yang dapat menyesuaikan bersama dengan kecepatan kendaraan. Di kecepatan tinggi, Datsun GO Panca punyai sensor yang dapat mematikan EPS sehingga membikin setirnya tak merasa ngambang.

Soal daya kerja mesin, Datsun GO Panca ini punyai daya kerja yang dapat diacungi jempol di putaran bawah. Kickdown berasal dari gigi 1 dan rubah ke gigi 2, kita dapat mendengar decitan ban depan dikarenakan mobil ini punyai daya kerja berlebih. Seperti daya kerja diatas kertas, mesin mobil ini lebih responsif diperbandingkan bersama dengan Nissan March dikarenakan power to weight ratio yang lebih bagus.

Ketika jarum speedometer Datsun GO Panca menyentuh angka 80 kilometer perjam, daya kerja mesin merasa menunjukan pengurangan tenaga. Empat ini sebenarnya di desain untuk di dalam kota dan efisiensi bahan bakar. Perseneling 1,2 dan 3 yakni angka terbaik untuk mobil ini kalau anda mengidamkan berkendara secara agressif, dikarenakan gigi 4 dan 5 nya dapat kita pastikan cuma untuk menghemat bahan bakar saja dikarenakan mesin benar-benar berat kalau diajak mengerjakan daya kerja di rasio gigi tersebut.

Walaupun Datsun GO Panca ini lebih stabil di kecepatan tinggi diperbandingkan bersama dengan varian Datsun GO 3 baris jok, terus-menerus saja mobil ini cukup ngeri ngeri enak waktu dibawa di kecepatan tinggi. Ketika kita mengasah mobil ini di jalur tol, bodi mobil senantiasa limbung waktu ada kendaraan lain yang lebih besar menyalip kita atau waktu kita salip, mobil ini sepertinya tidak cukup aerodinamis dan benar-benar ringan sehingga ringan goyah dikarenakan rintangan angin.

Bicara tentang penguasaan, pastinya kita tak dapat berbincang-bincang banyak disini. Datsun GO Panca mengaplikasikan ban yang benar-benar kecil dan kwalitas ban paling buruk yang dulu ada. Dengan grade kwalitas paling bawah yakni “A” dan treadware 260, sebenarnya kita sadar bahwa mobil ini bukanlah mobil yang dipakai untuk keasyikan mengemudi, tetapi untuk tenaga bendung jarak jauh berasal dari spesifikasi bannya. Karenanya tak heran waktu mengemudi bersama dengan mobil ini tak hanya body roll yang cukup terasa, ban mobil merasa tak menapak aspal sebagaimana mobil-mobil lainnya.

Hakekatnya mengendarai Datsun GO Panca ini tetap lebih mending diperbandingkan bersama dengan duo Astra berasal dari aspek penguasaan, body rollnya tetap lebih bagus, handlingnya tetap merasa lebih alami dan bodi mobil lebih nurut waktu kemudi kita arahkan, tetapi untuk grip, sadar grip mobil ini tetap terhambat di pemakaian ban yang benar-benar PaHe, seharusnya Datsun tak kurangi kwalitas ban mengingat ban yakni keliru satu elemen yang benar-benar berakibat pada keselamatan berkendara. Rekomendasi kami, kalau anda belanja Datsun GO Panca, ada baiknya sesudah itu rubah ban yang anda menggunakan untuk keselamatan anda.

Leave a comment